DUKUNG AIR, SANITASI DAN KEBERSIHAN DI NEGARA BAGIAN IMO
Cerita
Krisis di sektor Air, Sanitasi, dan Kebersihan (WASH) meluas ke lembaga-lembaga, 50 persen dari semua masyarakat pedesaan dan sekolah-sekolah di NEGARA BAGIAN IMO tidak memiliki fasilitas sanitasi dan pasokan air dasar sementara 50 persen fasilitas perawatan kesehatan kekurangan air bersih dan 88 persen dari mereka kekurangan sanitasi dasar. Hampir 60 ribu anak meninggal sebelum mereka mulai bersekolah akibat penyakit yang disebabkan oleh buruknya akses ke WASH.
Dampak
Proyek penyediaan air dan sanitasi berdampak pada kehidupan masyarakat yang jauh melampaui peningkatan kesehatan yang diharapkan dan pengurangan waktu yang dihabiskan untuk mengambil air. Dampaknya juga dapat mencakup peningkatan signifikan dalam tingkat pendapatan rumah tangga dan keamanan mata pencaharian. Meningkatnya kehadiran di sekolah terjadi seiring dengan peningkatan perawatan anak, manfaat sosial dan budaya seperti penurunan tingkat stres, peningkatan status dan harga diri, hubungan keluarga dan masyarakat yang lebih baik.
Tantangan
Miliaran Orang Kekurangan Air Ketika air mengering, orang tidak akan bisa minum, mencuci, atau bercocok tanam, dan ekonomi pun bisa merosot. Selain itu, sanitasi yang tidak memadai—yang menjadi masalah bagi 2,4 miliar orang—dapat menyebabkan penyakit diare yang mematikan, termasuk kolera dan demam tifoid, serta penyakit lain yang ditularkan melalui air. Air & Sanitasi untuk Kaum Miskin Perkotaan, sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah di kota-kota yang bertanggung jawab atas toilet umum dan komunitas. Tanpa air, hidup takkan ada.
Penyelenggara
Sam Onyemaechi Humanitarian Foundation
Pembaruan
Pembaruan akan muncul setelah pembuat kampanye mempostingnya
Tetap Terhubung
Daftar untuk mengakses dasbor donatur atau penggalangan dana pribadi Anda dan terima informasi terkini tentang proyek yang Anda minati.
