PENANAMAN POHON DI TIMUR SELATAN: AKSI IKLIM KOMUNITAS
Cerita
Proyek ini akan melibatkan masyarakat pedesaan dalam penanaman pohon dan meminimalkan penggunaan bahan bakar fosil, serta berfokus pada pengembangan sumber energi alternatif yang bersih dan berkelanjutan. Kami akan berfokus pada pengurangan emisi karbon dan penghapusan karbon melalui program biochar kami. Kami akan menjangkau petani kecil di pedesaan dan menunjukkan cara yang lebih baik untuk mengelola limbah tanaman mereka. Hal ini akan meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengurangi pemanasan global, agar bumi kita dapat pulih dan kembali seimbang.
Dampak
Terlepas dari dampak buruk pembakaran bahan bakar fosil terhadap iklim global, sumber energi lain akan menjadi lebih penting di masa depan karena bahan bakar fosil dapat habis pada awal abad ke-22 mengingat tingkat konsumsi saat ini. Kebutuhan untuk memulihkan hutan, baik untuk melindungi keanekaragaman hayati maupun menstabilkan iklim, sangatlah mendesak. Pohon melawan perubahan iklim dengan menyerap karbon dioksida—gas utama penyebab pemanasan—dari udara dan mengubahnya menjadi kayu dan akar.
Tantangan
Dampak awal perubahan iklim sudah terasa, dan dipastikan akan semakin parah. Hampir semua kota berisiko mengalami perubahan iklim dan peningkatan suhu ekstrem, kekeringan, badai, kenaikan permukaan laut, dan bahaya lainnya. Banyak kota akan mengalami kelangkaan air dan kekeringan yang lebih parah seiring dengan meningkatnya suhu global. Di saat yang sama, permintaan air kemungkinan akan meningkat seiring dengan pertambahan populasi kota. Kota-kota perlu menilai risiko mereka, dan menerapkan kebijakan serta inisiatif untuk mengendalikan pemanasan global.
Penyelenggara
Sam Onyemaechi Humanitarian Foundation
Pembaruan
Pembaruan akan muncul setelah pembuat kampanye mempostingnya
Tetap Terhubung
Daftar untuk mengakses dasbor donatur atau penggalangan dana pribadi Anda dan terima informasi terkini tentang proyek yang Anda minati.
